Posted by: andra on: Januari 19, 2010
Pasti banyak dari kita yang sering mendengar istilah netbook ini. Kadang kala, istilah netbook sering disalahartikan sebagai sebuah laptop ultraportabel. Kedua hal yang sebenarnya mirip tapi berbeda ini seringkali disamakan, padahal memiliki perbedaan yang cukup signifikan, terutama pada peruntukannya.
Apa saja bedanya ?
Mari dibahas dari hal yang paling mendasar : spesifikasi.
Untuk netbook, perbedaan yang sangat jelas terlihat pada ukuran layar serta prosesor yang digunakan. Ukuran layar pada netbook berukuran kurang dari 12″, seperti 11″, 10″, bahkan 8.9″. Prosesor yang digunakan pun adalah prosesor single core, contohnya adalah prosessor atom dari Intel. Clock yang dimiliki prosesor ini pun sangat kecil, hanya 1.6 Ghz.
Selanjutnya, masuk ke baterai. Baterai pada netbook dapat bertahan sangat lama, karena ditunjang dengan prosesor yang sangat rendah daya, serta ukuran layar yang kecil. Saat ini netbook yang ada di pasaran mempunyai daya tahan baterai minimal 6 jam, bahkan untuk model terbaru bisa sampai 8-10 jam minimal. Bentuk yang kecil membuat berat netbook sangat ringan, rata-rata netbook di pasaran mempunyai berat 1-1,5 kg saja.
Untuk laptop ultraportabel, ukuran layar paling kecil biasanya 12″, walau kadang ada beberapa jenis yang berukuran 8.9″ atau 11″. Prosesor pada laptop ultraportabel sangat berbeda level dengan netbook, yaitu minimal dual core seperti intel Dual Core ULV. Baterai pada laptop jelas kalah daripada netbook, karena konsumsi daya pada laptop lebih besar. Saat ini rata-rata laptop di pasaran hanya mampu bertahan 6 jam saja, itupun dengan penggunaan daya minimal. Seringan-ringannya laptop, bentuknya dengan ukuran layar minimal 12″ membuat rata-rata laptop ultraportabel mempunyai berat minimal 1,5 kg lebih.
Masuk ke peruntukan, di sinilah perbedaan netbook dan laptop ultraportabel yang paling kelihatan. Karena mengusung prosesor single core sehingga tidak cocok untuk melakukan komputasi yang berat. Hal ini membuat netbook hanya cocok untuk kegiatan kerja minimal seperti mengetik, membuat presentasi, dan web browsing. Sedangkan laptop ultraportabel, karena prosesor yang jauh lebih kuat membuat laptop bisa dipakai untuk gaming, graphic editing, bahkan video editing.
Tampak jelas dari perbandingan di atas bahwa netbook sangat cocok untuk everyday use, sedangkan laptop ultraportabel lebih cocok untuk seorang power user. Akan tetapi, harga netbook ($300an) yang jauh lebih rendah daripada harga laptop ultraportabel($1500an ke atas) membuatnya menjadi pilihan yang sangat menarik untuk orang-orang dengan mobilitas tinggi yang memerlukan laptop namun budget terbatas.
Komentar Terakhir